← Back

The Greatest Salesman in the World

Og Mandino

Professional & EntrepreneurshipSalesSuccessMotivation

Sepuluh gulungan kuno berisi prinsip kegigihan, cinta, dan disiplin diwariskan sebagai panduan hidup lewat kisah seorang penjual termiskin yang berubah menjadi pedagang paling sukses di dunianya.

  • 01Fabel tentang anak unta yang ingin menjadi lebih

    Og Mandino membingkai ajarannya sebagai fabel. Hafid, seorang anak penggembala unta yang miskin di Yerusalem, bermimpi menjadi lebih dari dirinya. Ia menyaksikan para saudagar besar dan ingin menjadi bukan hanya pedagang, tetapi penjual terbesar di dunia.

    Ia mendatangi pedagang terbaik yang ia kenal, yang memberinya tugas yang tampak mustahil. Perjalanan itu membawanya bersentuhan dengan sepuluh gulungan kuno berisi kebijaksanaan. Buku ini terbit pada 1968 dan terjual jutaan eksemplar, sehingga menjadi klasik di dunia motivasi.

    Meski berjudul tentang penjualan, isinya lebih luas: filosofi menjalani hidup. Publishers Weekly menyebutnya pembaruan yang meditatif dari optimisme Dale Carnegie. Karena itu manfaatnya ada bahkan bagi mereka yang tidak berkarier di bidang penjualan.
  • 02Sepuluh gulungan

    Kesepuluh gulungan menjadi kerangka buku. Masing-masing berisi satu tema yang dirumuskan dalam prosa yang berirama, dan diberi judul singkat oleh penerbit.

    • Gulungan I: Komitmen.
    • Gulungan II: Cinta.
    • Gulungan III: Ketekunan.
    • Gulungan IV: Keajaiban.
    • Gulungan V: Waktu.
    • Gulungan VI: Emosi.
    • Gulungan VII: Tawa.
    • Gulungan VIII: Nilai.
    • Gulungan IX: Tindakan.
    • Gulungan X: Bimbingan.

    Pesan utamanya, seperti yang dirangkum penerbit, adalah lakukan sekarang. Setiap gulungan menyentuh pelajaran yang tetap berharga: bertahan menghadapi rintangan, menguasai emosi, merangkul kegembiraan, dan membangun kebiasaan baik. Rangkaian ini dirancang untuk dijalani, bukan sekadar dibaca.

    Kesepuluh tema berurutan seperti tangga, dari keputusan memulai, sikap terhadap sesama, hingga tindakan dan bimbingan. Urutan itu dimaksudkan agar tiap tema diserap dulu sebelum melanjutkan ke tema berikutnya.
  • 03Membaca berulang sebagai pembentuk kebiasaan

    Cara memakai buku ini tak biasa. Mandino menginstruksikan pembaca membaca Gulungan I tiga kali sehari selama tiga puluh hari berturut-turut. Baru setelah itu pindah ke Gulungan II, dan seterusnya sampai Gulungan X. Bila diikuti, prosesnya memakan sekitar sepuluh bulan.

    Logikanya, pengulangan menanamkan kebiasaan. Tulisan yang dibaca berulang lama-lama menjadi cara berpikir. Metode ini mirip praktik afirmasi atau doa harian, dan konsistensi menjadi intinya, bukan pemahaman sekali baca.

    Tentu tidak semua orang perlu mengikuti jadwal itu secara harfiah. Ambil prinsipnya: pilih satu gagasan, ulangi selama beberapa waktu, lalu amati apakah perilakumu berubah. Pengulangan yang tenang sering lebih efektif daripada semangat sesaat.
  • 04Komitmen, cinta, dan ketekunan

    Tema awal berbicara tentang memulai hidup baru dengan komitmen, menyambut hari dengan cinta di hati, dan bertahan. Kalimat pembuka seperti sapaan pada hari baru menandakan bahwa perubahan dimulai dari keputusan hari ini, bukan menunggu keadaan sempurna.

    Cinta di sini bukan romansa, melainkan sikap terhadap orang lain dan pekerjaan: memperlakukan pelanggan dan sesama dengan kehangatan. Sikap itu, menurut ajaran buku ini, membuka pintu dan mengurangi permusuhan. Kehangatan membuat orang lebih terbuka.

    Ketekunan menjadi penopang karena kemenangan datang setelah banyak perjuangan dan kegagalan. Mandino menulis bahwa rintangan diperlukan dalam pekerjaan penting. Karena itu kegagalan dipandang sebagai bagian jalan, dan bertahan menjadi pembeda antara yang berhasil dan yang menyerah.
  • 05Keajaiban, waktu, dan menguasai emosi

    Gulungan tentang keajaiban mengajak kita memandang diri sebagai sesuatu yang unik dan bernilai, bukan salinan orang lain. Rasa berharga ini menjadi dasar keyakinan diri. Sementara gulungan tentang waktu mengingatkan bahwa kesempatan terbatas dan tidak boleh disia-siakan.

    Gulungan tentang emosi mengajarkan untuk menguasai suasana hati, alih-alih dikuasainya. Penerbit menyebutnya sebagai nasihat untuk mengendalikan emosi. Suasana hati yang buruk tidak harus menentukan tindakan, dan kita boleh memilih tanggapan.

    Ketiganya membentuk paket praktis untuk hari yang berat. Ingat bahwa kita berharga, waktu terbatas, dan perasaan bisa dikelola. Kombinasi itu memberi pijakan ketika motivasi sedang turun.
  • 06Tawa, nilai, dan tindakan

    Gulungan tentang tawa mengajak kita tidak terlalu serius terhadap diri sendiri. Humor meredakan tekanan dan membantu memandang masalah dengan proporsi. Orang yang bisa tertawa cenderung lebih tahan menghadapi kekecewaan, dan lebih mudah disukai.

    Gulungan tentang nilai menegaskan bahwa kita bertumbuh menjadi lebih berharga bagi orang lain. Semakin besar nilai yang kita berikan, semakin besar pula imbalannya, sejalan dengan tema penjualan yang melayani, bukan sekadar menjual.

    Gulungan tentang tindakan menutup dengan seruan sederhana: lakukan sekarang. Gagasan tanpa tindakan tidak menghasilkan apa-apa. Karena itu bagian ini mendorong kita berhenti menunda dan memulai dari langkah terkecil.
  • 07Bimbingan dan cara membaca buku ini

    Gulungan terakhir tentang bimbingan mengajak kita meminta arahan, dan dalam bingkai buku ini, itu bercorak keagamaan dan spiritual. Fabelnya berlatar Timur Tengah kuno dan menyinggung tokoh serta tempat yang bernuansa iman. Pembaca yang tidak sepandangan tetap bisa mengambil pesan universalnya.

    Perlu diingat bahwa ini fabel, bukan panduan teknik penjualan. Gulungan-gulungannya rekaan penulis, bukan naskah kuno sungguhan, dan bahasanya penuh pernyataan afirmatif. Nilainya ada pada motivasi dan disiplin, bukan pada bukti empiris.

    Bila ingin memakainya, pilih satu gulungan yang paling relevan, tuliskan intinya dengan kata-katamu sendiri, dan ulangi selama beberapa minggu. Gabungkan dengan tindakan nyata dalam pekerjaan, karena kalimat indah saja tidak mengubah hasil.

Ringkasan ini adalah pengantar, bukan pengganti. Baca buku lengkapnya untuk argumen dan studi kasus yang utuh.

Link pembelian belum tersedia