Scott H. Young
Kemampuan belajar hal baru secara mandiri dan intensif dijelaskan lewat sembilan prinsip yang diambil dari orang-orang yang berhasil menguasai keterampilan kompleks dalam waktu singkat.
- 01Belajar dengan intensitas dan kendali sendiri
Scott Young menyebut ultralearning sebagai strategi memperoleh keterampilan yang mengarahkan diri sendiri dan sangat intens. Kamu yang memegang proyek, merancang kurikulum, dan mendorong dirimu lebih keras dari kelas atau atasan mana pun. Bukunya ditulis untuk mereka yang ingin menguasai keterampilan sulit dalam waktu singkat.
Ia sendiri menjadi contoh. Pada 2012 ia menempuh materi sarjana ilmu komputer MIT dengan kuliah terbuka daring selama setahun dan mengerjakan ujian akhir yang setara, dengan biaya sangat kecil. Setelah itu ia mempelajari beberapa bahasa asing dalam waktu kurang dari setahun.
Bukunya juga memuat kisah pelajar otodidak lain, dari Benjamin Franklin hingga Richard Feynman. Pesannya: ultralearning bukan bakat khusus segelintir orang. Ia metode yang bisa dipelajari siapa pun yang mau bekerja keras dan menyusun proyeknya dengan cermat. - 02Sembilan prinsip
Inti buku ini adalah sembilan prinsip yang disarikan dari proyek para ultralearner. Masing-masing memuat pelajaran praktis dan ditandai dengan semboyan yang mudah diingat.
• Metalearning: gambarlah peta lebih dulu.
• Focus: asah pisaumu.
• Directness: maju langsung ke sasaran.
• Drill: serang titik terlemahmu.
• Retrieval: uji untuk belajar.
• Feedback: jangan menghindari pukulan.
• Retention: jangan mengisi ember bocor.
• Intuition: gali dalam dulu, baru bangun.
• Experimentation: jelajahi di luar zona nyaman.
Tidak semua prinsip harus dipakai untuk setiap proyek. Kamu bisa memilih yang paling relevan, lalu menambah seiring kemajuan. Yang penting, prinsip ini saling melengkapi: peta membantu fokus, fokus mendukung latihan langsung, dan seterusnya.
Membaca daftar ini, kamu mungkin merasa terlalu banyak. Mulailah dari tiga: peta, fokus, dan latihan langsung. Ketiganya sudah membuat proyek belajar jauh lebih terarah, sementara sisanya bisa ditambahkan bertahap. - 03Metalearning dan fokus
Prinsip pertama meminta kita belajar cara belajar sesuatu sebelum memulai. Kita mencari tahu apa saja yang perlu dikuasai, sumber terbaik, dan cara ahli mempelajarinya. Peta ini mencegah kita membuang waktu pada hal yang tidak penting. Salah satu taktiknya adalah bertanya pada ahli.
Prinsip kedua, fokus, adalah kemampuan berkonsentrasi. Kita menyediakan blok waktu tanpa gangguan untuk belajar, dan membuat memulainya semudah mungkin. Di zaman notifikasi, kemampuan ini langka sekaligus berharga.
Keduanya membentuk fondasi. Sebelum belajar, tentukan tujuan dan cara memakainya. Misalnya, belajar bahasa untuk percakapan santai berbeda dari untuk menjadi penerjemah. Peta yang jelas membuat pilihan sumber belajar lebih terarah. - 04Directness dan drill
Prinsip ketiga, directness, berbunyi belajarlah dengan melakukan hal yang ingin kamu kuasai. Bila ingin bercakap dalam suatu bahasa, berbicaralah dengan penutur asli, jangan hanya menghafal daftar kata. Latihan yang menyerupai situasi nyata memindahkan kemampuan ke dunia nyata dengan lebih baik.
Prinsip keempat, drill, meminta kita menyerang titik terlemah. Bila sebuah keterampilan terdiri dari beberapa bagian, kenali bagian yang paling menghambat, lalu latih secara terpisah dan berulang. Cara ini mencegah kita berputar pada hal yang sudah dikuasai karena terasa nyaman.
Kombinasi keduanya seimbang: latihan langsung menjaga relevansi, sedangkan drill memperbaiki kelemahan spesifik. Bagi pekerja, misalnya, ini berarti mengerjakan proyek nyata sambil melatih keterampilan yang paling sering menghambat. - 05Retrieval dan feedback
Prinsip kelima menekankan menguji diri untuk belajar. Mengingat kembali informasi tanpa melihat catatan lebih efektif memperkuat ingatan daripada membaca ulang. Karena itu kita perlu sering mengetes diri, walau terasa lebih sulit dan tidak nyaman.
Prinsip keenam berbicara tentang umpan balik. Kita perlu mencari koreksi yang tajam dan tidak menghindarinya, sambil menjaga agar kritik tidak menghancurkan motivasi. Bedakan umpan balik yang informatif dari yang sekadar menyakitkan, lalu ambil yang berguna.
Keduanya melawan ilusi bahwa kita sudah paham. Perasaan familiar sering menipu. Dengan menguji dan menerima koreksi, kita menemukan celah pengetahuan sebelum menjadi masalah nyata. - 06Retention, intuition, dan experimentation
Prinsip ketujuh, retensi, mengingatkan agar tidak mengisi ember yang bocor. Belajar banyak tetapi cepat lupa sia-sia. Karena itu kita perlu strategi mengingat, misalnya pengulangan berjarak, agar pengetahuan tidak menguap.
Prinsip kedelapan, intuisi, mengajak menggali dalam dulu baru membangun. Alih-alih menghafal rumus, pahami mengapa ia bekerja sampai kamu bisa menjelaskannya sederhana. Pemahaman mendalam membuat pengetahuan lebih fleksibel dan tahan lama.
Prinsip kesembilan, eksperimen, mengajak mengeksplorasi hal-hal baru di luar zona nyaman. Kamu tidak bisa menjadi penguasa sejati hanya dengan mengikuti jalan yang sudah dilalui. Mencoba cara berbeda membuka kemungkinan yang belum terbayangkan. Rasa ingin tahu menjadi mesin kemajuan. - 07Cara memakai dan batas pendekatan ini
Ultralearning menuntut waktu dan energi. Proyek intens bisa sulit dipertahankan bila kamu punya pekerjaan, keluarga, atau kondisi yang membatasi. Tidak semua orang bisa menyediakan blok waktu panjang, dan tidak semua keterampilan cocok dipelajari dengan cara yang sangat cepat.
Perlu diingat juga bahwa kisah keberhasilan dalam buku dipilih karena mengesankan, dan hasil setiap orang berbeda. Motivasi yang tinggi di awal mudah surut. Karena itu rancang proyek yang realistis, dengan jeda dan ukuran kemajuan yang jelas.
Untuk memulai, pilih satu keterampilan kecil dan proyek berdurasi beberapa minggu. Gambar petanya, sediakan waktu fokus, latih langsung, uji dirimu, dan catat kemajuan. Setelah itu evaluasi apa yang berhasil dan sesuaikan untuk proyek berikutnya.
Ringkasan ini adalah pengantar, bukan pengganti. Baca buku lengkapnya untuk argumen dan studi kasus yang utuh.
Link pembelian belum tersedia