
Talk Like TED
Carmine Gallo
Communication & RelationshipsPublic SpeakingStorytellingPresentation
Sembilan pola rahasia dari presentasi-presentasi paling berpengaruh dibedah untuk mengungkap cara berbicara di depan umum yang benar-benar mampu menggerakkan dan menginspirasi audiens.
- 01Sembilan rahasia presentasi terbaik dunia
Carmine Gallo, pelatih berbicara di depan umum dan penulis buku laris, membedah ratusan presentasi TED dan mewawancarai para pembicara terpopuler serta peneliti psikologi, komunikasi, dan ilmu saraf. Dari situ ia mengungkap sembilan rahasia yang menyatukan presentasi TED yang sukses.
Ia menggambarkan TED sebagai standar emas berbicara di depan umum. Teknik yang dipakai pembicara TED, katanya, sama dengan yang akan membuat presentasi apa pun lebih dinamis, menyemangati tim, dan memberi kepercayaan diri mengatasi rasa takut bicara di depan publik.
Sembilan rahasia dikelompokkan menjadi tiga: emosional, baru, dan mudah diingat. Bukunya diawali dengan gagasan bahwa ide adalah mata uang abad kedua puluh satu, sehingga kemampuan menyampaikannya menjadi penting. - 02Emosional: bangkitkan gairah
Rahasia pertama, unleash the master within, berbicara tentang gairah. Pembicara yang efektif menunjukkan semangat nyata pada topiknya. Gairah menular dan menciptakan hubungan emosional dengan audiens, sehingga ide sulit atau ajakan bertindak lebih mudah diterima.
Pertanyaan praktisnya: apa yang benar-benar membuatku bersemangat tentang topik ini? Bila jawabannya tidak ada, audiens biasanya juga tidak akan peduli. Menemukan sisi yang kamu pedulikan membuat penyampaian lebih hidup.
Sebagai latihan, sebelum menyusun slide, tulis satu kalimat tentang mengapa topik ini penting bagimu secara pribadi. Kalimat itu bisa menjadi pembuka yang jujur. - 03Cerita dan percakapan
Rahasia kedua, kuasai seni bercerita. Cerita menghubungkan audiens pada tingkat emosi dan membuat pesan mudah diingat. Presentasi yang baik memakai cerita pribadi, kisah orang lain, atau contoh yang menghidupkan gagasan.
Rahasia ketiga, ajaklah berbicara seperti percakapan. Pembicara yang baik tidak membaca naskah, tetapi berbicara secara alami seolah dengan seseorang. Gaya percakapan membuat audiens merasa dihargai dan terlibat.
Untuk pembaca, pilih satu cerita nyata dalam pekerjaanmu yang mengilustrasikan poin utama, dan latih menceritakannya tanpa membaca. Naturalitas lahir dari latihan. - 04Baru: ajari sesuatu yang baru
Kelompok kedua adalah baru. Rahasia keempat, ajari aku sesuatu yang baru, menekankan bahwa audiens tertarik pada informasi atau cara pandang yang belum mereka ketahui. Presentasi yang mengulang hal biasa mudah dilupakan.
Rahasia kelima, hadirkan momen yang menganga. Ini adalah momen mengejutkan, misalnya data yang tak terduga, demonstrasi, atau gambar yang kuat, yang membuat audiens terpaku. Rahasia keenam, ringankan suasana, mengingatkan bahwa humor membuat pesan lebih disukai dan diingat.
Ketiganya menuntut persiapan: cari satu wawasan segar, satu momen yang mengejutkan, dan satu sentuhan ringan. Hindari humor yang menyinggung, dan pilih yang sesuai dengan audiens. - 05Mudah diingat: aturan delapan belas menit
Kelompok ketiga adalah mudah diingat. Rahasia ketujuh, patuhi aturan delapan belas menit, menyarankan membatasi presentasi karena perhatian dan daya serap audiens terbatas. Pembatasan memaksa kita memilih yang terpenting.
Rahasia kedelapan, lukiskan gambaran mental dengan pengalaman multisensori. Pesan yang melibatkan visual, cerita, dan indra lain lebih mudah diingat daripada teks padat. Rahasia kesembilan, tetaplah di jalurmu, mengingatkan untuk tampil autentik dengan gaya sendiri, bukan meniru orang lain.
Bagi pembaca, jangan menjejalkan semua yang kamu tahu. Pilih tiga poin utama dan bangun presentasi di sekitarnya. Keringkasan adalah bentuk hormat pada audiens. - 06Membaca buku ini dengan seimbang
Buku ini populer dan praktis, penuh contoh dari presentasi TED. Namun contoh yang dipilih adalah pembicara terbaik dengan persiapan besar, sehingga standarnya tinggi bagi presentasi kerja sehari-hari. Tidak semua konteks membutuhkan gaya panggung.
Aturan seperti delapan belas menit atau kebutuhan momen mengejutkan juga bukan hukum. Presentasi teknis atau laporan kadang butuh waktu dan gaya berbeda. Sesuaikan dengan tujuan dan audiensmu.
Untuk memulai, ambil presentasi berikutnya dan periksa dengan sembilan rahasia: mana yang sudah ada dan mana yang absen? Tambahkan satu, misalnya cerita pembuka. Perbaikan kecil terasa pada hasilnya.
Ringkasan ini adalah pengantar, bukan pengganti. Baca buku lengkapnya untuk argumen dan studi kasus yang utuh.
Link pembelian belum tersedia