← Back

How to Do the Work

Nicole LePera

Mindfulness & WellbeingHealingTraumaSelf Awareness

Trauma masa lalu dan pola pikir yang terbentuk sejak kecil ditelusuri lewat kombinasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk membantu proses penyembuhan diri secara menyeluruh.

  • 01Pendekatan penyembuhan diri

    Nicole LePera adalah psikolog klinis yang dikenal lewat akun daring the holistic psychologist dengan lebih dari dua juta pengikut. Ia menulis bahwa sebagai psikolog ia sering frustrasi dengan keterbatasan psikoterapi tradisional. Ia ingin lebih bagi pasiennya dan bagi dirinya sendiri, lalu mengembangkan filsafat terpadu tentang kesehatan mental, fisik, dan spiritual.

    Bukunya, terbit 2021, menawarkan apa yang ia sebut protokol penyembuhan diri: pendekatan yang memadukan alat dari berbagai modalitas dan disiplin dengan psikologi tradisional. Penerbit menyebutnya manifesto sekaligus panduan menuju hidup yang lebih hidup, autentik, dan bahagia.

    Dasar klaimnya: kita punya kekuatan untuk menghasilkan perubahan yang bertahan lewat pengenalan pola dan kebiasaan baru. Klaim ini menarik, tetapi perlu dibaca dengan hati-hati, sebagaimana dijelaskan pada bagian akhir.
  • 02Mengenali pola dari masa lalu

    Buku ini menjelaskan bagaimana pengalaman buruk dan trauma di masa kecil bisa menetap dalam diri, menimbulkan gangguan seluruh tubuh dan mengaktifkan respons stres yang menahan kita dalam pola tertentu. Pola yang disebut mencakup ketergantungan pada orang lain, ketidakdewasaan emosional, dan ikatan trauma.

    Idenya, perilaku yang tampak seperti kebiasaan buruk sering berakar pada cara tubuh dan pikiran belajar bertahan hidup. Mengenali akar itu bisa mengurangi rasa malu dan menyalahkan diri. Banyak pembaca merasa terbantu oleh cara pandang ini. Pemahaman meredakan penghakiman.

    Bila kamu ingin merefleksikan pola, tulis situasi yang berulang dalam hubunganmu dan tanyakan apa yang biasa kamu rasakan dan lakukan. Pola itu adalah bahan awal.
  • 03Siklus yang merugikan

    Penerbit menyebut bahwa bila tidak ditangani, perilaku yang menyabotase diri bisa menjadi siklik, membuat orang merasa tidak bahagia, tidak terpenuhi, dan tidak sehat. Karena itu buku ini menekankan pengenalan diri dan latihan konsisten untuk memutus siklus.

    Dalam banyak pendekatan psikologi, memutus siklus memang melibatkan kesadaran, pilihan berbeda, dan dukungan yang tepat. Perubahan jarang terjadi cepat. Ia biasanya bergerak lewat langkah kecil yang berulang, disertai kesabaran pada diri sendiri. Kesabaran penting.

    Untuk mencoba, pilih satu pola yang ingin diubah dan satu tindakan kecil yang berbeda minggu ini. Catat bagaimana rasanya. Tindakan kecil membangun kepercayaan diri.
  • 04Mengintegrasikan tubuh, pikiran, dan hidup sehari-hari

    Buku ini mengajak melihat penyembuhan sebagai gabungan pikiran, tubuh, dan spiritual. Alat yang disebut berasal dari berbagai bidang ilmiah dan modalitas penyembuhan. Pendekatan seperti kebiasaan sehat, kesadaran tubuh, dan refleksi diri sering dipakai dalam praktik kesehatan jiwa.

    Bagian yang paling mudah diterapkan adalah kebiasaan dasar: tidur, gerak, hubungan yang mendukung, dan waktu refleksi. Semuanya punya dukungan luas dalam penelitian kesehatan. Namun klaim yang lebih besar tentang penyembuhan trauma sendirian perlu dibaca dengan hati-hati. Dasar yang sehat membantu.

    Praktisnya, mulailah dari satu kebiasaan yang sederhana dan realistis, misalnya berjalan kaki dua puluh menit dan menulis jurnal pendek. Konsistensi lebih penting daripada intensitas.
  • 05Batas swabantu dan peran terapis

    Trauma dan luka masa kecil adalah topik serius. Bekerja dengan ingatan menyakitkan tanpa pendamping terlatih bisa memicu perasaan yang kewalahan. Bagi banyak orang, terapi dengan profesional yang terlatih adalah cara yang lebih aman dan efektif.

    Buku ini juga dikritik oleh sebagian profesional kesehatan jiwa karena menyederhanakan konsep klinis, memakai istilah yang tidak selalu sesuai definisi ilmiah, dan menyiratkan bahwa penyembuhan bisa dilakukan sendiri tanpa perawatan. Klaim tentang tubuh dan trauma perlu dibaca kritis. Skeptis yang sehat penting.

    Jangan menghentikan terapi atau obat yang diresepkan karena buku ini. Bila kamu merasa kewalahan, hubungi tenaga kesehatan jiwa atau layanan bantuan yang tepat.
  • 06Cara memakai buku ini dengan aman

    Sebagai bahan refleksi, buku ini bisa membantu mengenali pola dan menumbuhkan rasa ingin tahu tentang diri. Pakailah sebagai pintu masuk, bukan sebagai diagnosis atau pengganti terapi. Istilah seperti ikatan trauma dan ketidakdewasaan emosional sebaiknya tidak dipakai untuk melabeli diri atau orang lain.

    Bila kamu tertarik, baca sedikit demi sedikit dan berhenti bila terasa berat. Ceritakan apa yang kamu temukan pada orang tepercaya atau terapis. Percakapan itu membuat refleksi lebih aman dan bermakna.

    Untuk memulai, pilih satu pertanyaan reflektif dari bukumu, tulis jawabannya, dan tanyakan apakah kamu perlu dukungan tambahan. Kejujuran pada kebutuhan diri adalah langkah pertama.

Ringkasan ini adalah pengantar, bukan pengganti. Baca buku lengkapnya untuk argumen dan studi kasus yang utuh.

Link pembelian belum tersedia